Auto News

some_text

Breaking News

Menperin Resmikan Pabrik Sepatu Terbesar di Garut


Garut Toleran - Sebagai salah satu komoditas penyumbang pendapatan negara, industri alas kaki menjadi perhatian Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk terus dikembangkan. Pasalnya, nilai ekspor industri alas kaki pada 2014 mencapai USD4,11 miliar dengan kenaikan sebanyak 6,44 persen dari tahun sebelumnya.

Garut, sebagai salah satu daerah pengrajin kulit terbesar di Indonesia menjadi perhatian pemerintah. Maka itu, tak heran jika investor asal Korea Selatan melalui Changsin Group melebarkan sayap usaha mereka ke daerah penghasil dodol ini.

“Kami sangat mengapresiasi atas investasi Changshin Group yang telah melakukan pengembangan usaha dengan membangun PT Changshin Reksa Jaya di Kabupaten Garut ini,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin, saat meresmikan pabrik di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (27/4/2015).

Sementara itu, CEO PT Changsin Reksa Jaya Whanil Jeong menjelaskan, pihaknya menginvestasikan dana sebanyak USD60 juta untuk membangun pabrik sepatu ini. Dengan luas lahan sebesar 31 hektar ini, pihaknya dapat memproduksi upper sepatu sebanyak 15 juta pasang per tahun.

“Saat ini kami baru menggunakan lahan sebesar 12 hektar, beberapa hektar lainnya akan kami gunakan sebagai lahan penghijauan,” tutur Jeong.

Ia mengungkapkan, pabrik di Garut ini hanya memproduksi upper sepatu. Sedangkan untuk sol-nya (bawahan sepatu), dilanjutkan di pabrik milik Changsin Group yang ada di Karawang.

Terkait jumlah tenaga kerja, lanjut dia, saat ini baru terserap sebanyak 3.200 orang dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Diharapkan pada tahun 2018 mendatang, jumlah tenaga kerja yang terserap dari pabrik sepatu ini akan mencapai 7.200 orang.

“Dengan total tenaga kerja sebanyak itu, diharapkan produksi sepatu pada 2018 sebanyak 7.200 pasang per harinya. Hal ini akan mendorong ekspor kita, karena yang diproduksi di sini semuanya untuk ekspor,” pungkas Jeong.



sumber: http://garutkab.go.id/

Tidak ada komentar