Misteri dan Kekayaan Terpendam Situ Bagendit
![]() |
| Tokoh masyarakat Kecamatan Banyuresmi, Cucu Syamsudin (Foto. Bambang F/FOKUSJabar.com) |
Selain itu, kisah cerita legenda “ Nyai Endit,“ janda muda yang kaya raya di desa itu. Rumahnya mewah, lumbung padinya sangat luas, namun berkarakter pelit, tamak dan tidak suka beramal.
Janda muda pelit sekaligus rentenir bersama seluruh harta bendanya terendam banjir yang keluar dari bekas tongkat kakek tua yang ditancapkan pemiliknya kala itu.
Demikian dikisahkan tokoh masyarakat Desa Sukaratu, Kecamatan Banyuresmi yang juga salah satu pemilik usaha di kawasan Situ Bagendit, Cucu Syamsudin. Situ Bagendit menyimpan sejuta misteri dan kekayaan yang terpendam.
Menurutnya, pada zaman Belanda ketika perang kemerdekaan Situ Bagendit dijadikan tempat penimbunan senjata. Karenanya, semasa dia masih anak-anak kerap menemukan mortir dan ratusan peluru di dasar Situ Bagendit.
” Waktu saya masih anak-anak kan sering berenang dan menyelam, selalu menemukan mortir dan peluru. Itu sekitar tahun 1950-an,” beber Cucu Syamsudin, Senin (21/11/2016).
Pasir Situ Bagendit lanjut Cucu sangat baik untuk cor beton (bangunan). Tak heran jika salah satu pengusaha Garut yang bekerja sama dengan pengusaha dari Timur Tengah berencana melakukan Normalisasi Situ Bagendit.
Cucu dan sejumlah tokoh lainnya mengaku keberatan jika dilakukan Normalisasi Situ Bagendit. Alasannya, dikhawatirkan merusak lingkungan dan menimbulkan bencana dikemudian hari.
” Kapal sedot pasir dan beko sudah ada di lokasi, namun nampaknya Allah SWT belum mengizinkan aktivitas tersebut. Mesin dan Beko kerap macet,” ucap Cucu.
Seperti diketahui, polemik Normalisasi Situ Bagendit sempat menjadi perbincangan hangat dan menimbulkan pro-kontra. Alhasil, DPRD Garut sempat menghentikan semua aktivitas karena pihak pengusaha belum mengantongi izin. (fokusjabar)






Tidak ada komentar