Meski Beda Keyakinan, Kapolsek Tarogong Kidul Ikuti Doa Bersama Umat Islam
Garut Toleran - Demi Indonesia damai dan sejahtera, Kapolsek Tarogong Kidul, Kompol Richard latue, yang merupakan penganut agama nasrani, mengikuti pengajian bersama puluhan anak yatim. Dirinya tak canggung mendengarkan lantunan ayat suci Al-Quran yang dikumandangkan puluhan anak yatim piatu.
Hal tersebut tentunya jarang dijumpai dimanapun, ini mencerminkan perbedaan keyakinan tak menjadi penghalang untuk mendoakan Indonesia damai dan sejahtera. mengingat Indonesia belakangan ini sedang diguncang berbagai permasalahan yang sarat kaitannya dengan sara.
“Kami menyelenggarakan pengajian ini murni ingin didoakan oleh anak-anak ini. Menurut kami anak-anak ini masih suci dan Insya Allah doa kami semua agar Indonesia selalu damai bisa dikabul oleh tuhan yang mahaesa,” ungkap Kapolsek Tarogong Kidul, Kompol Richard latue, beberapa waktu lalu.
Richard meyakini semua agama baik dan tentunya menginginkan Indonesia yang damai. Oleh sebab itu, dirinya mendorong agar semua umat beragama yang ada di wilayah hukumnya bisa menjalankan ibadah dengan khusu.
“Meskipun saya berbeda keyakinan dengan mereka, jangan dijadikan suatu hambatan, karena pada dasarnya Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya
Selain menggelar pengajian, Richard juga memberikan santunan kepada para anak yatim yang hadir. Kegiatan serupa kerap dilakukan Richard guna menjaga tali silaturahmi dengan warga setempat. (garut-express)
Hal tersebut tentunya jarang dijumpai dimanapun, ini mencerminkan perbedaan keyakinan tak menjadi penghalang untuk mendoakan Indonesia damai dan sejahtera. mengingat Indonesia belakangan ini sedang diguncang berbagai permasalahan yang sarat kaitannya dengan sara.
“Kami menyelenggarakan pengajian ini murni ingin didoakan oleh anak-anak ini. Menurut kami anak-anak ini masih suci dan Insya Allah doa kami semua agar Indonesia selalu damai bisa dikabul oleh tuhan yang mahaesa,” ungkap Kapolsek Tarogong Kidul, Kompol Richard latue, beberapa waktu lalu.
Richard meyakini semua agama baik dan tentunya menginginkan Indonesia yang damai. Oleh sebab itu, dirinya mendorong agar semua umat beragama yang ada di wilayah hukumnya bisa menjalankan ibadah dengan khusu.
“Meskipun saya berbeda keyakinan dengan mereka, jangan dijadikan suatu hambatan, karena pada dasarnya Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya
Selain menggelar pengajian, Richard juga memberikan santunan kepada para anak yatim yang hadir. Kegiatan serupa kerap dilakukan Richard guna menjaga tali silaturahmi dengan warga setempat. (garut-express)






Tidak ada komentar